Kemdiktisaintek Pastikan SMA Unggul Garuda Resmi Mulai Aktivitas Tahun 2026

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:47:14 WIB
Kemdiktisaintek Pastikan SMA Unggul Garuda Resmi Mulai Aktivitas Tahun 2026

JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi memastikan empat SMA Unggul Garuda baru akan beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027. 

Sekolah-sekolah ini dijadwalkan mulai aktif pada bulan Juni mendatang. Pemerintah menargetkan agar seluruh fasilitas siap dan memadai untuk mendukung pembelajaran unggul bagi para siswa.

Direktur Jenderal Sains dan Teknologi, Ahmad Najib Burhani, menyebut bahwa pembangunan sekolah di Belitung Timur, Timor Tengah Selatan, Konawe Selatan, dan Bulungan saat ini sedang dikebut. Pemerintah menggandeng tiga Badan Usaha Milik Negara dalam proses pembangunan. Semua pihak diharapkan menyelesaikan proyek tepat waktu sesuai kontrak.

Najib menegaskan, “Runtutan waktunya itu adalah SMA Unggul Garuda baru selesai bulan Juni mendatang.” Ia memastikan semua fasilitas sekolah, termasuk ruang kelas, laboratorium, asrama, taman, lapangan, dan rumah dinas guru, akan rampung tepat waktu. Pernyataan ini memberikan kepastian kepada masyarakat terkait kesiapan sekolah baru.

Fasilitas dan Infrastruktur Sekolah

Setiap SMA Unggul Garuda dibangun di lahan seluas 20 hektare. Fasilitas mencakup ruang kelas modern, laboratorium lengkap, serta asrama untuk siswa yang berasal dari luar daerah. Selain itu, tersedia rumah dinas untuk guru, taman, dan lapangan olahraga sebagai fasilitas penunjang pembelajaran.

Najib menambahkan, seluruh fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah agar pendidikan unggul dapat diakses dengan baik. Ia menekankan agar pihak terkait tidak berpikir pembangunan akan tertunda. “Ini insya Allah selesai dan itu adalah bagian dari kontrak kita,” ujar Najib menegaskan kembali.

Kolaborasi dengan BUMN karya diyakini mempercepat proses pembangunan. Dukungan fasilitas yang lengkap diharapkan meningkatkan kualitas pendidikan dan kenyamanan siswa saat belajar. Dengan standar internasional, sekolah baru ini siap mencetak generasi muda berprestasi.

Kurikulum Berbasis STEM dan Pra-Universitas

SMA Unggul Garuda menekankan kurikulum berbasis Sains, Teknologi, Teknik, dan Matematika atau STEM. Sekolah ini juga memiliki penguatan kurikulum pra-universitas setara jenjang SMA. Tujuannya adalah menyiapkan siswa agar mampu bersaing di perguruan tinggi terbaik di dalam maupun luar negeri.

Selain pembelajaran akademis, pendekatan berbasis asrama membantu menanamkan disiplin dan keterampilan sosial. Siswa dilatih untuk mandiri, bertanggung jawab, dan bekerja sama dalam tim. Strategi ini membuat lulusan siap menghadapi tantangan pendidikan tinggi di level global.

Para siswa akan mendapatkan bimbingan ekstra dalam penelitian, laboratorium, dan proyek ilmiah. Hal ini sejalan dengan visi pemerintah untuk mencetak talenta STEM dari berbagai wilayah Indonesia. Program ini diharapkan menjadi fondasi bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam inovasi nasional.

Target Pembangunan Sekolah Garuda

Pemerintah menargetkan setidaknya 20 SMA Unggul Garuda baru hingga 2029. Ekspansi ini mencakup berbagai wilayah Indonesia agar akses pendidikan unggul lebih merata. Langkah ini juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Stella Christie, menegaskan bahwa Sekolah Garuda adalah bagian dari visi besar Presiden untuk membawa anak-anak Indonesia ke kampus terbaik dunia. “Sekolah Garuda adalah cara pemerintah memperluas akses pendidikan unggul yang inklusif,” ujar Stella Christie. Sekolah ini meracik talenta sains dan teknologi dari anak-anak berprestasi dari seluruh penjuru negeri.

Dengan target pembangunan yang jelas, pemerintah ingin memastikan generasi muda dari daerah terpencil pun memiliki kesempatan untuk berkembang. Program ini juga mendukung pemerataan kualitas pendidikan di Indonesia. Sekolah Garuda diharapkan menjadi ikon pendidikan unggul di tingkat nasional.

Optimisme terhadap Generasi Unggul

Pemerintah optimis empat SMA baru ini akan berjalan lancar dan menarik minat siswa berprestasi. Kesiapan fasilitas dan kurikulum berbasis STEM menjadi daya tarik utama. Orang tua dan siswa pun antusias menunggu pembukaan sekolah pada Juni mendatang.

Ahmad Najib Burhani menambahkan, semua pihak akan terus memantau progres pembangunan hingga operasional dimulai. Pemerintah ingin memastikan bahwa setiap sekolah dapat langsung memberikan kualitas pendidikan yang unggul. Dengan demikian, generasi muda Indonesia dapat memanfaatkan fasilitas maksimal untuk belajar dan berkembang.

Stella Christie menegaskan, keberadaan sekolah ini merupakan investasi jangka panjang bagi Indonesia. Generasi unggul yang lahir dari SMA Garuda diharapkan dapat bersaing secara global. “Kami ingin anak-anak Indonesia siap menghadapi tantangan dunia dan menjadi inovator masa depan,” tuturnya.

Terkini