JAKARTA - Harga perak murni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) kembali menunjukkan penguatan signifikan.
Level harga perak naik Rp 1.100 menjadi Rp 54.250 per gram. Kenaikan ini menegaskan tren positif yang telah terlihat sejak akhir pekan lalu.
Sebelumnya, harga perak Antam pada Sabtu naik Rp 4.000 ke posisi Rp 53.150 per gram. Kenaikan harian sebelumnya terjadi pada Jumat sebesar Rp 750 ke Rp 49.150 per gram. Tren ini menunjukkan bahwa harga logam mulia terus mendapat perhatian pasar.
Kenaikan harga perak awal pekan ini turut memengaruhi harga perak dalam kemasan 250 gram dan 500 gram. Untuk berat 250 gram, harga dasar ditetapkan Rp 13.962.500, sementara termasuk PPN 11% menjadi Rp 15.498.375. Sedangkan untuk berat 500 gram, harga dasar Rp 27.125.000 dan termasuk PPN menjadi Rp 30.108.750.
Harga Perak Antam Berdasarkan Berat dan Jenis
Selain ukuran 250 dan 500 gram, perak Antam tersedia dalam jenis Heritage yang juga mengalami penguatan. Perak Heritage 31,1 gram dipatok Rp 2.234.995, dengan harga termasuk PPN 11% di kisaran Rp 2.480.844.
Sementara itu, perak Heritage 186,6 gram dibanderol Rp 12.288.346 dan harga termasuk PPN 11% mencapai Rp 13.640.064. Perkembangan harga ini memberikan pilihan bagi investor maupun kolektor yang ingin membeli logam mulia dengan berbagai ukuran.
Harga perak yang berbeda-beda berdasarkan berat dan jenis memudahkan pembeli menyesuaikan pembelian sesuai anggaran. Investor dapat memanfaatkan momen kenaikan harga untuk membeli dalam jumlah yang lebih kecil atau besar. Hal ini juga memberi fleksibilitas dalam strategi investasi logam mulia.
Faktor Penguatan Harga Perak Antam
Penguatan harga perak Antam pada awal pekan dipicu oleh perhatian pasar terhadap perkembangan geopolitik global. Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi sorotan yang memengaruhi sentimen pasar logam mulia. Kenaikan harga perak ke level US$ 86 per troy ons menandai respons investor terhadap risiko geopolitik tersebut.
Perak juga mendapat dorongan dari fluktuasi pasar internasional yang menimbulkan permintaan safe haven. Investor cenderung memilih logam mulia sebagai aset aman ketika kondisi global tidak menentu. Pergerakan harga ini menjadi indikator penting bagi pengambil keputusan di pasar komoditas.
Selain geopolitik, faktor permintaan domestik turut mendukung kenaikan harga perak Antam. Kenaikan ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya minat pembeli ritel maupun institusi. Momentum penguatan harga di awal pekan menjadi sinyal positif bagi para pelaku pasar.
Strategi Investor dan Kolektor Logam Mulia
Investor dapat memanfaatkan kenaikan harga perak untuk melakukan diversifikasi portofolio. Membeli perak saat harga naik dapat diimbangi dengan strategi menahan beberapa unit untuk investasi jangka panjang. Perak dengan berat kecil cocok bagi pembeli ritel yang ingin menguji pasar.
Sementara itu, perak berat seperti 500 gram atau Heritage 186,6 gram lebih cocok bagi kolektor atau investor institusi. Menyebar pembelian berdasarkan berat dan jenis memungkinkan risiko investasi lebih terkendali. Keputusan pembelian sebaiknya disesuaikan dengan tujuan investasi, baik jangka pendek maupun panjang.
Selain itu, investor juga perlu memperhatikan tren harga perak global dan kurs Rupiah terhadap Dolar AS. Fluktuasi mata uang memengaruhi harga logam mulia di pasar domestik. Dengan memantau faktor-faktor ini, strategi pembelian perak dapat lebih efektif dan menguntungkan.
Tips Membeli dan Menyimpan Perak Antam
Saat membeli perak Antam, pastikan melakukan pengecekan harga harian agar tidak membeli di harga puncak yang terlalu tinggi. Pilih berat dan jenis perak sesuai kebutuhan, baik untuk investasi jangka panjang atau koleksi pribadi. Selalu simpan perak di tempat aman dan terlindung dari risiko kerusakan atau kehilangan.
Menyimpan perak di brankas pribadi atau safe deposit box menjadi langkah bijak. Perhatikan juga sertifikat dan bukti pembelian untuk memastikan keaslian dan legalitas logam mulia. Dengan persiapan ini, investasi perak dapat memberikan nilai tambah sekaligus perlindungan aset yang optimal.
Perak Antam tetap menjadi pilihan utama bagi investor maupun kolektor karena likuiditasnya tinggi. Harga yang terpantau stabil dan cenderung menguat memberi peluang bagi mereka yang ingin memanfaatkan momentum pasar. Dengan pemahaman kondisi pasar dan strategi penyimpanan yang tepat, investasi perak dapat berjalan aman dan menguntungkan.