Jasa Marga Laporkan Arus Balik Lebaran 2026 Tercatat 1,7 Juta Kendaraan

Rabu, 25 Maret 2026 | 13:33:03 WIB
Jasa Marga Laporkan Arus Balik Lebaran 2026 Tercatat 1,7 Juta Kendaraan

JAKARTA - Arus balik Lebaran 2026 menunjukkan mobilitas tinggi dari Jabodetabek ke berbagai wilayah, dan kini sebagian besar kendaraan mulai kembali. 

PT Jasa Marga mencatat sebanyak 1,7 juta kendaraan telah kembali ke Jabodetabek. Data ini diperoleh dari penghitungan kendaraan melalui empat gerbang tol utama.

Distribusi Arus Balik di Jalur Utama

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, menjelaskan, volume kendaraan yang kembali didominasi dari arah Timur melalui Trans Jawa dan Bandung. Sebanyak 696.748 kendaraan atau 40,9% bergerak dari jalur tersebut. Sementara itu, arah Barat (Merak) menyumbang 568.159 kendaraan atau 33,4%, dan arah Selatan (Puncak) mencapai 437.593 kendaraan atau 25,7%.

Rivan menambahkan, dari GT Cikampek Utama tercatat 309.156 kendaraan, sedikit lebih rendah 15,2% dari lalu lintas normal. Sedangkan dari Bandung melalui GT Kalihurip Utama tercatat 387.592 kendaraan, turun 7,1% dibanding kondisi normal. 

“Arus lalu lintas kendaraan diperkirakan akan terus meningkat, terutama pada periode puncak arus balik tanggal 24, 28, dan 29 Maret 2026,” ujarnya.

Lonjakan Kendaraan Tertinggi

Pada Senin (23/3), volume kendaraan yang kembali ke Jabodetabek menyentuh 225.293 unit. Angka ini meningkat 73,7% dibanding lalu lintas normal sebanyak 129.695 kendaraan. Lonjakan tertinggi terjadi di GT Cikampek Utama dengan peningkatan 197,7% mencapai 75.837 kendaraan.

Manajemen Jasa Marga mengantisipasi kepadatan dengan mengoptimalkan operasional gardu tol. Armada layanan jalan tol juga disiagakan untuk memberikan bantuan jika terjadi gangguan. Petugas lapangan bekerja 24 jam untuk memastikan kelancaran arus balik.

Optimalisasi Layanan dan Jalur Fungsional

Jasa Marga menyiapkan jalur fungsional untuk mendistribusikan kendaraan secara lebih merata. Pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai diskresi Kepolisian. “Kami mengimbau pengguna jalan untuk mempersiapkan perjalanan dengan matang pada periode arus balik ini,” pesan Rivan.

Selain itu, manajemen menguatkan layanan di sejumlah ruas tol utama. Pengaturan ini mencakup pemantauan arus lalu lintas secara real-time. Tujuannya agar kepadatan dapat diminimalkan dan perjalanan pengguna tetap aman.

Tips Aman Selama Arus Balik Lebaran

Pengguna jalan disarankan merencanakan perjalanan sejak dini. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo e-Toll cukup sebelum berangkat. Penumpang juga dianjurkan mengikuti arahan petugas tol untuk menjaga kelancaran perjalanan.

Persiapan matang dapat mengurangi risiko terjebak macet panjang. Jangan ragu memanfaatkan jalur alternatif yang disediakan oleh petugas. Dengan cara ini, arus balik dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi semua pengguna jalan.

Kesiapan Petugas dan Monitoring 24 Jam

Seluruh petugas tol disiagakan selama 24 jam untuk memantau arus balik. Armada layanan jalan tol siap menanggapi situasi darurat atau kendaraan mogok. Selain itu, pengaturan jalur dan gardu tol dilakukan secara optimal untuk memperlancar lalu lintas.

Kehadiran petugas di lapangan memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Setiap ruas tol memiliki titik pemantauan dan koordinasi dengan Kepolisian. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meminimalkan kemacetan dan risiko kecelakaan selama arus balik Lebaran 2026.

Terkini