Arus Balik Lebaran Pasokan BBM Sukabumi Dipastikan Aman Terjaga

Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26:01 WIB
Arus Balik Lebaran Pasokan BBM Sukabumi Dipastikan Aman Terjaga

JAKARTA - Mobilitas masyarakat selama masa arus balik Lebaran selalu menjadi perhatian berbagai pihak, terutama terkait kelancaran perjalanan dan ketersediaan energi bagi kendaraan. 

Di sejumlah jalur utama, keberadaan bahan bakar minyak menjadi faktor penting untuk memastikan masyarakat dapat kembali ke kota asal dengan aman dan nyaman setelah merayakan hari raya di kampung halaman.

Seiring meningkatnya pergerakan kendaraan pada periode arus balik, pemerintah melalui lembaga terkait terus melakukan pemantauan langsung di berbagai wilayah. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan distribusi energi tetap stabil serta mampu memenuhi kebutuhan masyarakat yang melakukan perjalanan jarak jauh.

Salah satu wilayah yang mendapat perhatian dalam pemantauan tersebut adalah Sukabumi, Jawa Barat. Kawasan ini menjadi jalur strategis yang menghubungkan sejumlah kota serta destinasi wisata yang ramai dikunjungi selama musim libur Lebaran.

Pemantauan Pasokan BBM Di Jalur Strategis Sukabumi

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi menyebutkan pasokan bahan bakar minyak di wilayah Sukabumi, Jawa Barat, tetap terjaga selama periode arus balik Idul Fitri 1447 Hijriah pada pekan ini.

Anggota Komite BPH Migas Bambang Hermanto mengatakan bahwa ketersediaan energi memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat yang melakukan perjalanan selama musim liburan.

"Ketersediaan energi ini menjadi penopang mobilitas masyarakat, terutama di jalur menuju kawasan wisata dan pelabuhan," kata Bambang dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.

Pada Selasa (24/3/2026), Bambang melakukan peninjauan langsung ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum yang berada di jalur-jalur strategis wilayah Sukabumi.

Kunjungan lapangan tersebut bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh SPBU mampu memenuhi kebutuhan bahan bakar masyarakat selama masa arus balik Lebaran.

Adapun jalur yang ditinjau meliputi rute Jakarta-Sukabumi, Sukabumi-Pelabuhan Ratu, serta Sukabumi-Cianjur.

Ketiga jalur tersebut merupakan simpul penting pergerakan kendaraan, baik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik maupun wisatawan yang memanfaatkan masa libur panjang.

Wilayah Wisata Turut Dorong Kebutuhan Energi

Selain menjadi jalur arus balik, kawasan Sukabumi juga dikenal sebagai salah satu tujuan wisata yang ramai dikunjungi saat libur Lebaran.

Salah satu destinasi yang menjadi favorit masyarakat adalah kawasan Pelabuhan Ratu yang berada di wilayah pesisir selatan Jawa Barat.

Destinasi ini kerap menjadi tujuan wisata keluarga yang ingin menikmati suasana pantai selama masa libur panjang.

Tingginya aktivitas wisata di kawasan tersebut turut memengaruhi peningkatan mobilitas kendaraan yang melintasi jalur Sukabumi.

Oleh karena itu, pemantauan terhadap ketersediaan bahan bakar di wilayah ini menjadi sangat penting untuk memastikan perjalanan masyarakat tetap lancar.

"Kunjungan lapangan ini untuk memastikan keandalan pasokan BBM di seluruh SPBU di wilayah Sukabumi cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan stok BBM, karena kondisinya aman," ujar anggota komite yang akrab dipanggil Baher ini.

Menurutnya, kondisi stok bahan bakar di wilayah tersebut masih berada dalam kategori aman dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode arus balik.

Distribusi Energi Didukung Puluhan SPBU

Di wilayah Sukabumi sendiri, terdapat sekitar 85 stasiun pengisian bahan bakar umum yang melayani kebutuhan masyarakat.

Seluruh SPBU tersebut mendapatkan pasokan energi dari Fuel Terminal Bandung Grup Padalarang di Jawa Barat.

Distribusi bahan bakar dari terminal tersebut membantu menjaga stabilitas pasokan energi di wilayah Sukabumi, terutama saat terjadi lonjakan permintaan selama musim liburan.

Dengan dukungan infrastruktur distribusi tersebut, kebutuhan bahan bakar bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dapat tetap terpenuhi dengan baik.

Selain memastikan distribusi berjalan lancar, pemerintah juga berkoordinasi dengan pihak operator energi untuk memperkuat kesiapan layanan selama masa libur Lebaran.

Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi lonjakan konsumsi bahan bakar yang biasanya terjadi pada periode arus mudik maupun arus balik.

Layanan Tambahan Disiapkan Selama Arus Balik

Selama masa Ramadhan dan Idul Fitri, Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat juga menyiagakan berbagai layanan tambahan untuk mendukung kelancaran distribusi bahan bakar.

Salah satu layanan yang disiapkan adalah SPBU kantong serta unit modular yang dapat digunakan untuk mempercepat pengisian bahan bakar di titik-titik yang rawan kepadatan kendaraan.

Fasilitas ini menjadi solusi tambahan untuk menjaga ketersediaan bahan bakar di lokasi yang memiliki tingkat mobilitas tinggi.

Selain itu, perusahaan juga menyediakan layanan pesan antar bahan bakar yang dikenal sebagai Pertamina Delivery Service atau PDS.

Layanan tersebut memungkinkan bahan bakar dikirim langsung kepada konsumen yang mengalami kendala di perjalanan, termasuk ketika kendaraan terjebak kemacetan.

"Selain juga disiapkan fasilitas pesan antar atau Pertamina Delivery Service (PDS) yang siap mengirimkan BBM ke konsumen yang terjebak kemacetan. Jadi, insya Allah kebutuhan masyarakat terpenuhi," tambah Baher.

Di samping memastikan ketersediaan stok, pemantauan yang dilakukan BPH Migas juga mencakup aspek kualitas pelayanan di SPBU.

Hasil pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa aktivitas pengisian bahan bakar di wilayah Sukabumi memang mengalami peningkatan.

Meski demikian, pelayanan di SPBU tetap berjalan tertib dan lancar tanpa adanya antrean panjang yang berpotensi mengganggu arus lalu lintas.

"Pelayanan SPBU juga baik. Masyarakat juga diharap tetap tenang dan tidak melakukan pembelian berlebihan karena pasokan BBM tersedia cukup," sebut Baher dalam kegiatan pemantauan yang turut dihadiri Sales Area Manager Retail Sukabumi Pertamina Patra Niaga Erlangga Prabhasasri tersebut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan membeli bahan bakar sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat tetap berjalan stabil selama periode arus balik Lebaran.

Terkini