JAKARTA - Program Kredit Usaha Rakyat dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk kembali menjadi perhatian pelaku UMKM pada Maret 2026.
Skema pembiayaan ini menawarkan plafon mulai Rp25 juta hingga Rp500 juta dengan cicilan terjangkau. Simulasi angsuran menjadi referensi penting sebelum calon debitur mengajukan pinjaman.
KUR BNI merupakan singkatan dari Kredit Usaha Rakyat PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Fasilitas ini ditujukan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang membutuhkan tambahan modal usaha. Melalui program ini, pelaku usaha dapat memperoleh dukungan pembiayaan dengan bunga ringan.
BNI KUR adalah fasilitas kredit dari BNI untuk digunakan sebagai tambahan modal usaha produktif dalam bentuk Kredit Modal Kerja. Nasabah juga dapat menggunakan fasilitas kredit ini sebagai Kredit Investasi. Fasilitas kredit BNI KUR diberikan hingga maksimal Rp500 juta dengan jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja dan 5 tahun untuk Kredit Investasi.
Jenis KUR dan Ketentuan Plafon
BNI menyediakan dua jenis KUR yakni KUR Mikro dan KUR Kecil. Masing-masing memiliki ketentuan plafon, tenor, serta persyaratan yang berbeda. Pemilihan jenis KUR dapat disesuaikan dengan kebutuhan modal dan skala usaha.
KUR Mikro adalah Kredit Usaha Rakyat yang ditujukan untuk usaha mikro dengan kebutuhan modal relatif kecil. Plafon pinjaman mulai dari Rp10 juta sampai Rp100 juta. KUR Mikro tidak memerlukan agunan, memiliki suku bunga mulai 6 persen efektif per tahun, dan jangka waktu hingga 3 tahun untuk kredit modal kerja serta 5 tahun untuk kredit investasi.
KUR Kecil ditujukan untuk usaha kecil yang membutuhkan modal lebih besar untuk pengembangan usaha. Plafon pinjaman di atas Rp100 juta hingga Rp500 juta. KUR Kecil memerlukan agunan seperti tanah, bangunan, atau kendaraan sesuai analisa bank dengan suku bunga mulai 6 persen efektif per tahun.
Simulasi Cicilan Pinjaman Rp25 Juta hingga Rp100 Juta
Berikut simulasi cicilan KUR BNI 2026 untuk plafon awal. Pinjaman Rp25.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp2.151.661, 24 bulan Rp1.108.015, dan 36 bulan Rp760.548. Pinjaman Rp50.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp4.303.321, 24 bulan Rp2.216.031, dan 36 bulan Rp1.521.097.
Untuk pinjaman Rp75.000.000, cicilan 12 bulan Rp6.454.982, 24 bulan Rp3.324.046, dan 36 bulan Rp2.281.645. Sementara pinjaman Rp100.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp8.606.643, 24 bulan Rp4.432.061, dan 36 bulan Rp3.042.194. Skema ini memberi gambaran beban angsuran sesuai tenor yang dipilih.
Dengan tenor lebih panjang, cicilan bulanan menjadi lebih ringan. Hal ini memberi ruang bagi pelaku usaha dalam menjaga arus kas. Perencanaan matang sebelum memilih tenor sangat disarankan.
Simulasi Cicilan Rp125 Juta hingga Rp300 Juta
Pinjaman Rp125.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp10.758.304, 24 bulan Rp5.540.076, dan 36 bulan Rp3.802.742. Tenor 48 bulan Rp2.935.629 dan 60 bulan Rp2.416.600.
Pinjaman Rp150.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp12.909.964, 24 bulan Rp6.648.092, 36 bulan Rp4.563.291, 48 bulan Rp3.522.754, dan 60 bulan Rp2.899.920.
Pinjaman Rp175.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp15.061.625, 24 bulan Rp7.756.107, 36 bulan Rp5.323.839, 48 bulan Rp4.109.880, dan 60 bulan Rp3.383.240.
Pinjaman Rp200.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp17.213.286, 24 bulan Rp8.864.122, 36 bulan Rp6.084.387, 48 bulan Rp4.697.006, dan 60 bulan Rp3.866.560.
Pinjaman Rp225.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp19.364.947, 24 bulan Rp9.972.137, 36 bulan Rp6.844.936, 48 bulan Rp5.284.132, dan 60 bulan Rp4.349.880.
Pinjaman Rp250.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp21.516.607, 24 bulan Rp11.080.153, 36 bulan Rp7.605.484, 48 bulan Rp5.871.257, dan 60 bulan Rp4.833.200.
Pinjaman Rp275.000.000 dan Rp300.000.000 masing-masing mengikuti skema cicilan sesuai daftar resmi hingga tenor 60 bulan.
Simulasi Rp325 Juta hingga Rp500 Juta dan Persyaratan
Pinjaman Rp325.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp27.971.590, 24 bulan Rp14.404.198, 36 bulan Rp9.887.130, 48 bulan Rp7.632.634, dan 60 bulan Rp6.283.160.
Pinjaman Rp350.000.000 memiliki cicilan 12 bulan Rp30.123.250, 24 bulan Rp15.512.214, 36 bulan Rp10.647.678, 48 bulan Rp8.219.760, dan 60 bulan Rp6.766.481.
Pinjaman Rp375.000.000 hingga Rp500.000.000 mengikuti rincian cicilan sebagaimana tercantum lengkap sampai 60 bulan dengan batas tertinggi Rp9.666.401 per bulan untuk plafon Rp500.000.000 tenor 60 bulan.
Persyaratan umum meliputi Warga Negara Indonesia berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah. Usaha telah berjalan minimal 6 bulan dan tidak pernah menerima kredit investasi atau modal kerja komersial dari perbankan. KUR tetap dapat diajukan walau sedang menerima KPR, kredit kendaraan roda dua, atau kartu kredit selama dalam kondisi lancar.
Dokumen pengajuan meliputi fotokopi e-KTP dan KK, fotokopi surat nikah bagi yang telah menikah, serta surat izin usaha atau NIB. Fotokopi dokumen agunan diperlukan untuk KUR Kecil dan NPWP wajib untuk kredit di atas Rp100 juta.
Pengajuan dapat dilakukan secara online melalui situs resmi BNI e-Form maupun offline dengan mendatangi kantor cabang dan mengikuti proses verifikasi serta survei hingga pencairan 7 sampai 14 hari kerja.