Puasa Ramadan

Hal yang Perlu Dihindari Saat Menjalankan Puasa Ramadan

Hal yang Perlu Dihindari Saat Menjalankan Puasa Ramadan
Hal yang Perlu Dihindari Saat Menjalankan Puasa Ramadan

JAKARTA - Ramadan adalah bulan penuh berkah, di mana umat Muslim menjalankan ibadah puasa dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

Namun, meskipun kita diwajibkan untuk menahan lapar dan haus dari terbit fajar hingga Maghrib, ada banyak hal yang perlu dihindari agar puasa kita tidak hanya sah secara fisik, tetapi juga penuh berkah dan mendatangkan pahala. 

Menghindari kebiasaan buruk dan godaan yang bisa merusak kualitas puasa sangat penting, agar kita benar-benar mendapatkan manfaat spiritual yang optimal.

Bulan Ramadan bukan hanya soal menahan lapar dan dahaga, tetapi juga untuk melatih kesabaran dan perbaikan diri. Tentu saja, ada banyak godaan dan tantangan yang menghadang selama menjalankan puasa, baik itu terkait dengan kebiasaan sehari-hari maupun perilaku yang bisa merusak nilai puasa. 

Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengetahui hal-hal yang perlu dihindari selama Ramadan untuk menjaga kualitas ibadah kita.

Tidur Berlebihan dan Makan Secara Berlebihan

Salah satu hal yang perlu dihindari saat berpuasa adalah tidur siang yang berlebihan. Imam Al-Ghazali dalam kitab Ihya Ulumuddin menjelaskan bahwa tidur siang yang berlebihan saat berpuasa dapat membuang waktu yang seharusnya digunakan untuk beribadah atau melakukan aktivitas yang bermanfaat. 

Meskipun tubuh merasa lelah karena menahan lapar dan haus, penting untuk tetap produktif dan menjaga kesucian hati dengan mengisi waktu dengan kegiatan yang mendekatkan diri kepada Allah.

Selain itu, mengonsumsi makanan secara berlebihan saat berbuka puasa maupun sahur juga bisa berdampak buruk. Memang, setelah seharian berpuasa, rasanya menggoda untuk makan banyak, namun hal ini justru bisa menimbulkan gangguan pencernaan dan membuat tubuh merasa lesu saat beribadah. 

Tidur setelah makan secara berlebihan dapat mempengaruhi kualitas ibadah, karena tubuh akan merasa lemas dan kurang bertenaga.  Konsumsi makanan yang bergizi, secukupnya, dan sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah cara yang lebih baik untuk menjaga stamina selama berpuasa.

Tidur Larut Malam dan Bermain Media Sosial Secara Berlebihan

Tidak jarang, banyak orang yang terjebak dalam kebiasaan begadang hingga larut malam, terutama setelah sahur. Padahal, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan tubuh dan kualitas ibadah selama puasa. 

Begadang berisiko membuat tubuh menjadi lemas dan mengganggu fokus kita dalam beribadah, baik itu saat menjalankan shalat tarawih atau ketika melakukan aktivitas lain.

Selain itu, kebiasaan bermedia sosial secara berlebihan juga bisa merusak kualitas puasa kita. Terkadang, waktu yang seharusnya digunakan untuk beribadah atau beristirahat, justru habis dengan scrolling media sosial atau menonton video yang tidak bermanfaat. Aktivitas semacam ini bisa mengurangi fokus kita dalam menjalankan ibadah dan memperburuk kualitas puasa yang kita jalani. 

Mengurangi penggunaan media sosial dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau beramal, adalah pilihan yang lebih baik.

Menggunakan Mulut untuk Perilaku Tercela dan Berlebihan dalam Istinsyaq

Selama berpuasa, kita diajarkan untuk menjaga lisan dan perilaku. Menggunakan mulut untuk hal-hal tercela seperti menggunjing, berbohong, memfitnah, atau berbicara kasar sangat merusak nilai puasa kita. 

Dalam sebuah hadis riwayat Al-Khamsah, Rasulullah SAW bersabda, "Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan bohong dan suka mengerjakannya, maka Allah tidak memandang perlu orang itu meninggalkan makan dan minumnya" (HR. al-Khamsah). 

Oleh karena itu, menjaga ucapan selama berpuasa adalah hal yang sangat penting.

Selain itu, melakukan istinsyaq (menghirup air dalam hidung) secara berlebihan saat berwudhu juga perlu dihindari saat berpuasa. Meski tidak membatalkan puasa, hal ini berpotensi menyebabkan air tertelan secara tidak sengaja, yang tentunya dapat membatalkan puasa. 

Hadis yang diriwayatkan oleh Al-Khamsah menyebutkan, "Ratakanlah air wudlu dan sela-selailah jari-jarimu, dan keraskanlah dalam menghirup air dalam hidung, kecuali jika engkau sedang berpuasa" (HR. Al-Khamsah). Oleh karena itu, berhati-hatilah dalam melakukan wudhu selama berpuasa.

Menghindari Perilaku yang Membatalkan Puasa dan Tidak Menjaga Ibadah

Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah menjaga diri dari perilaku yang bisa membatalkan puasa, salah satunya adalah mencium istri pada siang hari Ramadan. 

Meskipun ciuman itu tidak disertai dengan nafsu, jika dilakukan dengan intensitas yang dapat menimbulkan syahwat, maka hal ini dapat membatalkan puasa. Rasulullah SAW dalam sebuah hadis riwayat Al-Jama’ah dan An-Nasa’i menyebutkan bahwa beliau pernah mencium istri beliau, Aisyah r.a., saat berpuasa, tetapi beliau adalah orang yang paling mampu menahan nafsunya.

Selain menjaga perilaku fisik, kita juga perlu meningkatkan kualitas ibadah. Sebaiknya kita tidak hanya menjalankan puasa sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai kesempatan untuk meningkatkan ibadah. 

Menjaga salat, memperbanyak membaca Al-Qur’an, berzikir, dan beramal baik selama Ramadan adalah cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan lebih banyak keberkahan dari bulan suci ini.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index